FAQ

Berikut adalah daftar pertanyaan yang paling sering ditanyakan mengenai Pondok Pesantren Nurul Ulum Kabupaten Blitar beserta jawaban/penjelasannya.

Apakah Nurul Ulum Blitar menyelenggarakan pendidikan formal?

Ya. Untuk saat ini jenjang pendidikan formal yang tersedia di Pondok Pesantren Nurul Ulum Kabupaten Blitar adalah Madrasah Tsanawiyah (setara tingkat SMP). Seluruh santri di pesantren kami adalah siswa aktif di Madrasah Tsanawiyah Ma'arif NU 2 Sutojayan. Terkait wacana pengembangan jenjang pendidikan formal lanjutan (setingkat SMA) saat ini masih kami upayakan.

2

Apa saja kegiatan harian santri dalam 24 jam?

Berikut adalah jadwal harian santri pada hari aktif Kegiatan Belajar Mengajar (Senin-Sabtu)

3

Apakah orang tua/wali santri bisa mengunjungi santri setiap saat?

Tidak. Pada masa normal kami menjadwalkan pertemuan dan sambangan wali santri 1 bulan sekali. Namun pada masa pandemi seperti sekarang ini sambangan sama sekali tidak diperbolehkan. Wali santri hanya bisa menitipkan kebutuhan pokok putra/putrinya (makanan dan obat-obatan tertentu) melalui pendamping dan petugas di pos keamanan pesantren.

4

Apakah santri boleh membawa alat komunikasi (handphone) selama di pesantren?

Tidak diperbolehkan.

5

Lalu bagaimana cara wali santri bisa mengetahui kabar putra/putrinya di pondok?

Komunikasi antara santri dan walinya dijadwalkan seminggu sekali melalui nomor hp "murokib" (pendamping asrama). Untuk kasus khusus semisal santri sakit atau kondisi darurat, murokib yang akan menghubungi wali santri sewaktu-waktu.

6

Kapan jadwal pendaftaran/penerimaan santri baru dilaksanakan?

Pengumuman pendaftaran santri baru biasanya kami sampaikan pada awal bulan Desember (akhir semester gasal). Untuk mendapatkan informasi terupdate mengenai pendaftaran santri baru, silahkan follow sosial media kami yang tertera pada bagian bawah halaman ini.